Wednesday, March 3, 2010

hadang rindu malam

Aku sedang berperang melawan rindu. Rindu terlarang, pda rasa yang terhadang. mungkin pernah terjalin, walau tau sama saja bunuh diri. Ditengah kelam sang rembulan, sembunyi malu tuk ungkap betapa luka masih nganga walau waktu telah jauh berlari. Kenangan tinggal bayang, tapi masih jelas melayang2 di angan. Dalam diam, kuharap sepi merayap. Tinggalkan aku yg meratap. Atap kegundahan halang menantang pandangan pada sang malam. Sang adam, ingatkah kau pada jiwa saat angin sampaikan gejolak yg terpaksa teredam?
Biar kucumbu malam, bergumul dengan makna kesendirian.

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks