Thursday, March 4, 2010

Malam jumat remang

rasanya sudah lama kita tak berdiam seperti ini. Tak seucapun kita berkata. Tapi dengar hati kita menyuarakannya. Kerinduan itu.

hanya kita bertiga yang merasakan getarannya. Getar persahabatan yang menggegam erat urat kepercayaan. Tali2 perjalanan yang mengikatkan memoir2 tak terlupakan, membiarkan bahasa2 yang tak seorangpun memahaminya. Hanya kita. Dan milik kitalah, misteri yang membahagiakan ini.

Dan kalanya tali2 pengikat itu mulai meregang, biarkanlah.. Sisakan ruang agar kita dapat bergerak. Harus ada nikmat yang tak menyesak. Hingga akan tercipta lagi tawa tawa yang tergelak.

Sahabat, kututup malam remang dengan senang. Melahap kenangan, tak kan ada habisnya bersama kalian. Bersama canda, juga air mata. Bersama dekap kala dekat, dan keluh saat jauh. Kulumatkan pengharapan, jika suatu saat kudapat bekukan waktu agar kekal nama kita di gurat hatiku.

-------------------

------------------------


*friendster menyelamatkan foto-foto kita :)*

1 comments:

diii... said...

ihiiiyyyy..... komen lagi aaahhhh...

ehm... bagus ya puisinyaaaaa,, benar2 indaaaahhh.... apalagi kalo kemudian dibacakan oleh sahabat2nya kala jauh dan sendiri... hihiii..

eh, tapi kalo ni gue baca sendiri ya, beneran bagus lho. merinding gue....ckckckck...

oya, ada pesan dari ade gue: huaaaaa!!! kata2nyaaa!! keren bangeeett!!!!!

demikianlah komentar saya, terima kasih....

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks