Wednesday, March 10, 2010

Menatapmu. lewat jendela maya.

Dunia maya. Milik mereka. Bukan kita.
Tapi kau disana, aku juga. Menyelaminya. Tiap saat bersama. Lewat maya, yg tak nyata. Tak heran jika rindu masih pada kotaknya. Karena tatap itu pada kamera, kuintip lewat jendela maya. Kunikmati rakitan kata, meski kutau bukan hatiku nakhoda melabuhkan goda. Lewat maya, jendela dunia. Kupahami makna: tak usang kau disana, meski tak bersama adalah takdir kita.

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks