Saturday, March 20, 2010

sebuah nama memikat

sebuah nama dengan makna yang ada di dalamnya.
cuma dua. dua rangkai kata yang membentuk insan dicinta.

Kita berjumpa di warung kopi yang buka semalam suntuk. Kita tidak berdua disana. tapi mereka tak peduli kita ada.

kau habiskan teh dalam gelas belingmu, yang kilaunya seperti bola matamu yang bergerak-gerak ragu. Kita membincangkan apa saja yang dapat diutarakan. kau ceritakan kisah namamu. Namamu yang sejak awal kutau, kukagumi. Unik kataku. aku ceritakan tentang hobiku. puisi, dan puisi kataku. Aku suka sajak. Kau bilang ingin dibuatkan sajak. Sajak berlagu merdu. Tak suka yang sendu-sendu, apalagi tentang rindu. karena rindu terasa pilu. Kamu tak mau. Tak mau merinduku. merindu harus berjarak, dan kau tak mau sajak kita berjarak.

Kubuatkan kau sajak, tentang langit yang berwarna pekat. yang kelak kan jadi hayat.
saat langit gelap tersibak, ada cahaya yang memikat. tak ada nadi lagi yang harus jadi korban tersayat.

24 menit berlalu, dengan sajak berlagu merdu, cinta kita tak lagi bersekat. Bola mata saling menatap. tak usahlah lagi kita berucap. yang kau tahu, ku tahu. Hanya ingin selalu didekap.


*kamarku di vila banjarwaru. 21maret2010*

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks