Sunday, May 16, 2010

gantung diri

dan biarkan aku sampaikan
apa yang lama terpendam, terkunci rapat dalam lemari penyimpan yang mulai berdebu pekat
dalam suara yang sedikit tercekat..

kukabarkan berita...
selama ini cuma aku yang menyimpan sejuta kata
sejuta kata yang berakar satu makna..



ayah, maaf aku sudahi semua sandiwara ini.
kusudah putuskan nadi dan tak lagi ingin jadi budak kemudi nuranimu.
tak mau aku sendiri dibukit sepi, bila iya aku harus tetap disini.
maka biarkan aku jadi mayat yang terbujur kaku dengan meninggalkan liku dan tanggalkan laku yang tak sesuai dengan harapmu.

dan ibu.
biarkan aku menjadi bayang dalam sebuah malam
jadi kilau yang kilapkan bola mata coklatmu yang indah
dan biarkan aku hidup, di dalam arterimu...

karena nyata hadirku..
hanya buihkan sendu yang menderu tak berujung..

selamat jalan.
tali ini, akan habiskan semua perkara yang jadi lara.
-------------------------------------------

*hahahahha.. saya menulis asal lagi.. haduuuh, kemana gairahku yaa???*

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks