Wednesday, June 30, 2010

selamat menikmati

for laughter we've shared every night,
for talks in day when sun is bright,
for hands holding me in the dark,
for shoulder i borrowed because im tired,
for teasing me and make me laugh,
i love you, and i am saying it from the heart

kata-kata itu mengalir begitu saja. sejenak setelah kebersamaan kita harus diakhiri lantaran bulan sudah mulai mencapai tempatnya yang tertinggi dan jarum jam yang tak mau mengalah dan tak jua hendak menghentikan detaknya.

tidak apa, dalam benakku.
hari ini memang sudah teralu larut untuk dinikmati, meski aku selalu menyukai sinaran bulan penuh yang mampu menerangi mega yang sudah pekat oleh malam. esok jua, ketika langit mulai memerah dan matahari kembali dari peraduannya, aku akan kembali melihat wajahmu yang berseri setelah mandi pagi, lengkap dengan kemeja birumu yang sedikit kebesaran tapi kau teralu malas untuk membawanya ke tukang jahit di seberang jalan sana. aku akan menemukanmu dengan wajah yang terbilas wudhu subuhmu, dengan senyum yang berhasil memamerkan deretan putih rapih gigimu yang selalu membuatku ingin ikut memberikan seringai kecil. aku akan menemukanmu yang sudah wangi dengan khasmu yang selalu membuatku tak sanggup lepaskan angan tentang bagaimana rasanya berdekapan denganmu.

malam itu. theater empat di salah satu sinema di pinggiran kota jakarta menjadi pilihan tempat kita membuncahkan kerinduan atas pertemuan yang harus tertunda tiga hari lamanya. hanya tiga hari dan rasanya kerinduanku sudah bisa dipanen seperti padi-padi yang sudah menguning dan siap untuk ditumbuk menjadi beras. dan kerinduanku, sudah siap kau lahap untuk kita kenyangkan dengan segenap kenang dan kemesraan,

sebuah film action komedi yang bermain di layar lebar. dibintangi dua selebritis terkenal dunia, kita menikmatinya. bukan karena sinema yang terus berkejar dengan waktu yang terus berpacu, nafas kita juga saling memburu.
lalu, kau menggenggamnya.
"bolehkah?", izinmu.
kujawab dengan membiarkan jariku menyelinap ruang diantara jejarimuu untuk kau belai kemudian. dan aku, mendekap lenganmu untuk sekian saat.

aku tak ingin kau melepaskanku, karena kugenggam kau erat di dalam hatiku.

kekasihku, jika masanya tiba kau memilih untuk pergi, maka aku membebaskanmu..
melangkahlah, dengan keyakinan yang tak tergoyah, untuk meraih segenap apa yang kau perjuangkan.. dan percayalah, tak ada yang sia-sia.

hidupku adalah hari ini. maka malam ini, kumenikmati.
tak ingin aku tenggalamkan mimpi yang mungkin harus terbunuh mati oleh kisah-kisah tak pasti dimasa nanti.
dan biarkan waktu lampau tak lagi merenggut masaku kini. karena disini, aku hidup bersamamu. karena dimasa kini, kau memberiku nafas yang mungkin tak lagi kumiliki nanti.

dan kini,
aku mencintaimu.
bukan lampau, dan aku tak berjanji untuk nanti.
yang ada.. masa kini, dan disini.
selamat menikmati.

Wednesday, June 23, 2010

lima bait


//1//
tidak banyak bicara adalah satu dari sifatmu di malam-malam awal kita bertemu. tatap malu-malu juga satu dari atribut yang selalu aku kenakan setiap aku bertemu denganmu. dulu. semua itu hanya ada di kisah masa sebelum waktu menumbuhkan rasa yang tak sengaja tertanam. meski tak kau izinkan berbuah dan hanya sampai daun yang merimbuni, guguran rindu seolah tak pernah puaskan jejak yang pernah kita pijak.

//2//
waktu mulai berkejaran dengan nafsu kita untuk terus saling bertemu dan mengusir jemu. meski hanya diisi dengan alur tak tentu, atau nafas berderu ingin dekapmu. juga bibir yang selalu ingin memburu kata rindu darimu. senyum kecil yang jahil. tepuk yang manjakan mata yang mengantuk. bisikan yang menggetarkan di tengah malam yang berisik. kamu yang aku selalu aku nantikan untuk kujamu dengan segala peramu.

//3//
malam yang sepi dan kau katakan hati itu memilihku. hanya saja tak izinkan untuk aku miliki. siapa yang peduli, yang pasti hati kita terpilin kasih yang putih. lalu, masa bergulir begitu saja mengiringi setiap buih dari debur cinta yang saling berkejar di samudra penghidupan. meski harus mengarunginya dengan koci yang tak teralu megah, kita mendayungnya seirama dengan lembayung yang terayun.

//4//
dan pada akhirnya, aku tak perlu lagi pertanyakan. karena liku perjalanan sudah aku lumpuhkan.
disinilah. aku menyulam lagi benang cerita yang akan menghangatkan hati layaknya sebuah baju penghangat di musim pendingin.

//5//
aku cinta kamu. lagu-lagu bersyair cinta aku dendangkan, tarian-tarian menggoda di pamerkan. hati penuh rindu aku persembahkan.

ini untukmu, kekasihku.
jangan terburu. kita nikmati saja waktu yang menyisakan cemburu dihati insan yang mengganggu.

Thursday, June 10, 2010

cerpen 6 halaman, 2nd part :)

selamat malaaaam, pembaca setia Buku Sastra.. :D

terima kasih atas doa dan dukungannya, akhirnya si cerpen 7 halaman yang beberapa waktu lalu sempat aku ceritakan, dan baru selesai di h-1 pengumpulan dan merupakan cerpen yang diikutkan dalam kompetisi menulis cerpen bertemakan travelling dari Mizan.. berhasil menjadi juara :D

hahhahha. saya senang sekali..
terima kasih.. bagi yang tertarik membaca, silahkan diunduh di link ini :)

Sunday, June 6, 2010

surat kedua

aku sedang duduk di pengayun pada taman yang berlapangkan luas dengan serendeng bunga-bunga merah yang sedang merekah. indah. ada tetes-tetes yang mengembun di dedaun yang masih hijau, begitu pun pada yang mulai menguning tanda sudah cukup umur.
dengan berbalut syal jingga yang dulu kau beli di Ancol dulu, aku merasakan kehangatan yang masih sama.

Pangeran, sudah semi lagi. sudah dua surat aku tulis untukmu, tapi tak kunjung juga aku terima balas darimu.
mana?
sejak dipertengahan gugur aku menggurat kata-kata untukmu, sampai kini tak jua ada secarik larik yang katakan kau merindu. aku menunggu. apa mungkin karena memang surat itu, tak pernah sampai di tanganmu, tak pernah kata demi katanya kau baca dengan bola mata yang bergerak-gerak mengikuti memori kita yang dialiri sejuta rasa. ya, mungkin saja saat pria tua itu menyampaikan sebuah amplop berwarna gading ini, kau sedang tak ada di tempat, hingga surat ini hanya diletakkan dimeja tempat dulu kau pajang pigura gambar kita berdua.

dulu. dulu. semua cerita tentang masa dahulu.
sepertinya hanya aku saja yang tinggal dimasa sebelum "aku" sekarang. mungkinkah kau juga terjebak dalam mesin waktu hingga rasanya meski tahun-tahun berlalu, kisah itu masih berlaku?
mesin waktu. aku tersenyum membayangkan apabila nyata adanya sang mesin waktu, dengan emisi yang bisa membawa aku kembali ke tahun-tahun penuh lagu yang kita dendangkan berdua. tidak hanya di tepi pantai yang landai. tapi juga di serigai kota yang gemerlap, di warung tenda, di motor tua, di beranda. lagu-lagu yang menjadi satu. satu dengan mimpi dan harap kita yang terlahap masa.

Pangeran,
aku kedinginan.
ternyata, meski surya sudah menerangi daratanku, tapi ada angin yang masih menusuk tulang-tulangku.
ya, pangeran..
dia memang sudah menghangati sebagian dari aku, tapi setengahnya, masih mencarimu.


*tulisan ini adalah kisah berlanjut dari "balasan yang datang terlambat"

Friday, June 4, 2010

sera-ku

kemari, sayang..
aku ingin sekali membelai rambutmu..
ingin aku memanjakanmu,
memberimu hidup dengan segenap kasih di hatiku.

sayang, kau begitu rapuh, tapi sorot matamu nyatakan semangatmu
kau memang menangis, tapi tak berarti kau lemah dan menyerah..

sini, sayang.. mungkin kau hanya lelah
dan mungkin, sedikit panas untuk hangatkan gigil tubuh mungilmu..
izinkan aku peluk, sayang...
dan terlelaplah dalam genggamku..
bermimpilah tentang taman.. kau aman..


*untuk baby sera, my baby cat yang baru saja dibawa mamanya ke depan kamar kosan aku*

aku dan dansa

haloo teman-teman pembaca setiaku.. :D

well, saya mau cerita ah..
sebenarnya selain suka sekali menulis, tentang apapun, saya juga berkecimpung dalam kegiatan dancesport. niat awalnya sih emang cuma buat olahraga dan berkeringat, tapi ternyata jatuh cinta juga sama dancing.. :)

saya baru gabung dancesport sekitar 1,5 tahun.. belum bisa dibilang jago, cuma emang bisa aja. social dance lah, klo buat kompetisi saya emang masih belum qualified.. ;)
nah, beberapa waktu kebelakang saya lagi sibuk banget sama urusan kuliah, jadi selama 1,5 bulan saya bolos latian (kira-kira 6 pertemuan).. baru kemaren saya dateng lagi dan menikmati musik serta gerakan-gerakan lagi. ihiy, so excited.. latian vienna waltz untuk perform agustus nanti di kampus saya.. :)

tapi, efek buruknya adalah.. dua hari ini saya gak bisa menggerakan leher saya secara fleksibel karena kyanya ototnya ketarik dan sangat sakit.. :(
fiuuuhh, gak apa-apa sih.. karena saya senang sekali bisa kembali ke dunia dansaaaa.. :D



apa yang didapat kemarin sebanding semua..
capenya, senengnya, sakitnya dan puasnya..

:)

oya, tapi saya belum menulis lagi nih.. kapan yaaa?

Thursday, June 3, 2010

jejak pasti

ada kalanya, aku hanya ingin berjalan mengikuti tapak yang telah tercipta.
lelah sudah aku menualangi kota tanpa tanda, dan harus terus menebak serta mencipta berbagai muara.

aku akan terus melangkah.
pada tempatnya.

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks