Wednesday, August 25, 2010

Lenggok


biar aku berdansa
seiring ritma dan irama yang samar terdengar telinga
dengan raga yang sudah setengah jiwa
juga jemari yang ragu berlaga

biar aku melangkah
menyusuri lagu yang berdebu
menatap bayang binar mata yang menyiar
sebuah asa yang kini mulai pudar

biar kulekuk tengkuk dan lutut
menyamai hati yang mulai beringsut
pandang yang mulai berkabut
dan kita yang sudah kalut

-------------------------





depok. pagi. 26 agustus 2010.
ditengah gigilnya jemari dan tebal selimut yang gagal menghangatkan

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks