Monday, August 16, 2010

kisah tentang aku, kamu, dan malam

Malam, terimakasih. kau biarkan dia menjamu aku dengan sejumput pelipur jemu yang termangu. aku terkaku-kaku melihat laku yang tak lazim di mataku.

akan kupastikan, aku merindu malam-malam seperti ini. masa yang mana harus kukayuh sampai berpeluh untuk menatap wajahmu yang menggodaku untuk menyimpan bayangnya di dinding benakku. agar selalu kutau rupawan dari kasih dalam kemesraan.

malam, terimakasih lagi. kau hidangkan dirinya untuk aku nikmati dengan hati. semoga dia juga tersenyum menjalani gulir detik bersama di tengah angin yang menghembus dan dingin mengcengkramku. bukan, dia tidak memberikan sebuah pelukan, hanya sejumput kekhawatiran. dan malam, sungguh kini aku memikirkannya.

sayang, bersenanglah denganku.
jika ragu mulai menghantuimu, maka berilah waktu untuk menjawab berbagai tanya yang mengganggu. hingga akhirnya ada masa kau yakin untuk bersamaku.
tak perlu terburu, kita nikmati saja hari yang tersisa selama masih bisa bergandeng menapak jalan yang sama.

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks