Tuesday, October 5, 2010

masih untuk Angga

ah angga, teganya.
kau hilang dimaya, apalagi yang nyata.
lalu.. lalu.. lalu..

lalu, aku bagaimana?

angga,
kududuk diam saja
menunggu siang malam terjaga
biar hati yang bicara
dimana akhirnya ia hentikan kelana

angga,
maukah sekali lagi kau dengar aku jujur?
kini aku mulai gugur
tak ditemani sebotol anggur atau mantra-mantra mujur
cuma ingin kau datang dan biar kata kita kembali melebur

cukupkah, angga?
kini tertarikkah kau untuk kembali menikmati sepi
atau malah inginnya kau berlari
mendekap aku yang sedang sendiri

pilihanmu, angga.
dan aku, hanya akan tetap menjaga.

2 comments:

Dhani Apriandi said...

Nan, kayaknya aku mesti berguru sama kamu deh... Nanda memang mahir dalam merangkai kata menjadi sebuah prosa... :')

nanda kecil said...

hihihi thank you dhan.. yuk sama-sama belajar :)

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks