Wednesday, October 13, 2010

self-disclosure terhadap 12 hal dalam hidup..

oke.. jadi sebelumnya saya cerita dulu sedikit yaa..

ini adalah tugas sahabat saya, tentang self-disclosure tapi menggunakan kreativitas emosi gitu. gak paham juga tujuannya apa. tapi intinya cukup seru.

judul tugasnya.. "i am from..."

ada 12 analogi yang harus dibuat.. berikut hasil self-disclosure saya :)

  1. (makanan favorite) saya adalah dari tiap bubuk dari tumbukkan biji kopi yang pahit dan berbaur dengan manisnya susu dan gula yang menjadikan saya lebiih terasa nikmat. tersaji panas dikala sore diguyur hujan yang deras, atau dinginnya menyejukkan ketika teriknya siang menghantui. Meski tak semua menyukai, tapi ada beberapa yang kecanduan untuk selalu menikmati.
  2. (pesan orang tua) Saya adalah dari senyum yang kadang tulus, kadang palsu. Meski tak semua yang ditampakan adalah kebahagiaan, tapi ada sebuah ketegaran yang terselip diantara dua bibir yang terkatup membentuk sebuah lekukan senyum. Senyum adalah bahasa universal untuk mengungkapkan rasa bahagia, juga untuk mengatakan bahwa ada sebuah kenyamanan. Dan saya ingin selalu menjadi alasan insan memberikan sebuah senyuman.
  3. (peristiwa) Saya adalah dari sebuah kelahiran. Dimana sebuah kehidupan dan perjuangan dimulai. Merasakan jatuh dan kegagalan, namun terus berjalan hingga dijemput oleh kematian. Saya adalah kelahiran yang meski ketika saya menangis, orang lain dapat bahagia menyambut seorang ‘aku’ dan kehadiran.
  4. (seseorang) Aku adalah dari cerita hidupnya. Ada kisah nestapa dan bahagia. Kadang jadi perkara, seringnya ingin membuat ia bahagia. Aku bisa jadi cerita dia, aku juga senang bercerita tentang dia. Aku adalah tawanya dan juga tetesan air matanya.
  5. (tempat yang aman dan damai) Aku adalah dari atap yang melindungi manusia dari hujan dan terik, aku adalah tembok-tembok yang menghalangi badai menerpa jiwanya. Aku adalah lantai tempat berpijak, dan aku adalah rumah yang menyediakan ruang untuk bersandar, untuk merebah, atau untuk bekerja. Aku adalah rumah yang sanggup memberikan kedamaian, juga pelajaran dari setiap dilemma yang menghadang.
  6. (barang berharga yang tidak akan diberikan pada siapapun) Aku adalah dari liontin perak yang meski bukan barang nomor satu di dunia, juga menempati posisi istimewa, aku tak berkarat, tapi juga tak mulia. Aku liontin perak yang tergantung dekat dengan hati yang terus mencinta. Aku liontin perak yang diberikan dengan penuh makna.
  7. (kejadian yang berulang setiap hari) Aku adalah dari matahari yang terbit dari ufuk timur dan terbenam di barat. Tugasku menerangi tanpa harus menuntut balas diterangi. Aku muncul di siang hari dan sembunyi ketika malam menyambangi. Aku tak harus selalu menyinari sebagai diriku, ada bulan yang bisa jadi perantara sinarku. Kadang aku dimaki, kadang dicari.
  8. (yang dilihat dalam perjalanan menuju kampus) Aku adalah dari penjual Koran. Aku berbagi ilmu yang bukan dari aku. Aku suka bercerita tentang apa yang terjadi, menyapa setiap pejalan kaki untuk sekiranya membeli Koran pagi ini. bukan hanya untuk mendapatkan rejeki, tapi juga ingin membagi misteri yang terjadi sehari ini.
  9. (tempat yang ingin didatangi kembali) Aku adalah dari pantai yang memiliki gelombang dan berdendang diantara sunyi. Aku memiliki butir pasir yang kecil namun berarti kita bersatu dalam sebuah melodi. Aku adalah bisik angin yang menyapa dan membelai halus setiap helaian rambut dengan kelembutan. Aku adalah karang yang diam tapi jadi sebuah pajangan yang menampilkan indahnya penampakan.
  10. (segi positif diri sendiri) Aku adalah dari kata-kata yang berbicara. Menyusun sebuah cerita. Mendatangkan sebuah kisah yang dapat mengubah arah atau menyibak lelah. Aku adalah dari bahasa, cara mengungkapkan rasa. Aku adalah dari puisi yang memiliki arti.
  11. (segi negatif diri sendiri) Aku adalah dari tetes air mata ketika hati tak sanggup menahan pedih. Sebuah isak yang meninggalkan sesak. Keluh diantara peluh selepas berpikir keras atau mengerahkan tenaga untuk bekerja. Aku adalah dari kegagalan yang tak berhenti menghampiri tapi dibalik ada pembelajaran untuk jadi pribadi yang lebih bijak.
  12. (harapan dalam hidup) Aku adalah dari cinta. Cinta adalah bahasa universal. Sebuah rasa yang akan melindungi, mampu membuat bahagia juga ada kisah berair mata. Tidak semua indah, tapi juga tak jadi sia-sia. Cinta membawa pada sebuah pengorbanan, kekecewaan, kesedihan, kemarahan, tapi meski demikian, cinta tak lekang dimakan usia.

hihih. ini sih iseng aja sebenernya, cuma ikut-ikutan Dian aja.. tapi karena emang hobi merangkai kata jadilah tugasnya seperti ini.. :D

ada yang mau ikutan bikin juga?? seru loooh.. :p

1 comments:

Dhani Apriandi said...

(Kesan) Lewat sajak singkat memaknai kreasi ini.. Di dingin pagi berjalan bersebelahan dengan pegunungan. mentari menguning terbit tersaksikan oleh dua mata, dan juga dirasakan oleh sebuah hati yang takjub akan fenomenanya. Hangat merasuk tubuh dan mengalir hingga ruas-ruas pemikiran...

Post a Comment

Search This Blog

© Copyright by Buku Sastra Nanda | Template by BloggerTemplates | Blog Trick at Blog-HowToTricks